Hati Yang Berkarat

|

Hati Yang Berkarat

Hati yang baik ibarat magnet, makin kuat daya tariknya makin kuat kemampuannya menarik besi (hidayah). Berbeda dengan hati yang mati, sedikit demi sedikit ia tidak lagi mempunyai unsur magnet, daya tariknya melemah oleh karena karat (maksiat).

Karat tersebut berproses dalam hati sehingga mengubah hati menjadi unsur lain yang tidak lagi dapat menarik hidayah, bahkan ia samasekali tidak mampu mendeteksi dan mengenalinya.

Ust. Armen Halim Naro, Lc Rahimahullah

dalam buku “Untukmu yang berjiwa hanif”